Tanah, Investasi Properti Selain Rumah

Investasi Tanah

Investasi properti merupakan pilihan yang tepat untuk mencari sebuah keuntungan yang akan dipetik di masa mendatang. Banyak masyarakat pun yang memilih untuk berinvestasi di bidang properti. Lantaran sangat menguntungkan, dibandingkan berinvestasi di bidang lainnya seperti saham, logam, mata uang asing. Terlebih, harga properti tak pernah mengalami penurunan. Namun sebaliknya, selalu meningkat setiap tahunnya secara signifikan. Tak hal juga investasi properti menjadi pilihan utama untuk tabungan di masa depan.

Investasi

Properti sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yakni rumah, apartemen, dan tanah. Ketiga jenis properti tersebut masing-masingnya memiliki kelebihan dan kekurangannya. Bagi kamu yang tertarik berinvestasi properti khususnya di bidang tanah, kamu harus memperhatikan beberapa hal yang membantu kamu dalam berinvestasi tanah. Yakni paling utama kamu harus mengecek legalitas kavling tanah yang akan dibeli nantinya, apakah terbebas dari free, clean, dan clear. Berikut penjabarannya.

Investasi Tanah

Free berarti bebas sengketa. Ya, nama pemilik harus sesuai dengan yang tertera dalam sertifikat tanah. Sedangkan Clean artinya yakni tanah tersebut bersih dari berbagai kegiatan ekonomi lainnya seperti sedang ditempati orang lain atau dalam masa pembangunan suatu bangunan. Sementara Clear berarti ukuran yang tertera di dalam sertifikat harus sesuai dengan batas-batas tanah tersebut.

Serupa dengan investasi lainnya, penanaman modal di bidang tanah juga memiliki berbagai keuntungan maupun kerugian. Lalu apa saja keuntungan dan kerugian dalam berinvestasi tanah. Berikut penjelasannya.

Keuntungan Investasi Tanah

  1. Capital Gain. Kita semua mengetahui bahwa harga tanah tak akan mengalami penurunan, dan terus mengalami kenaikan secara signifikan. Persentasenya bisa sebesar 20 hingga 25 persen setiap tahunnya, atau juga bisa mencapai dua kali lipat setelah berumur 5 tahun. Keuntungan pertama inilah yang menjadikan penanaman modal di bidang tanah cocok bagi kamu para pemula.
  2. Properti tanah ini memiliki capital gain atau return yang sangat tinggi. Sehingga sebaiknya kamu jangan menjual kembali tanah tersebut dalam waktu singkat. Tunggulah beberapa tahun kedepan, biasanya 5 tahun.
  3. Perawatan tanah pun tak memerlukan biaya yang sangat besar, dan terbilang sangat mudah. Tak seperti perawatan di bidang properti lainnya berupa bangunan (rumah, ruko, apartemen) yang membutuhkan dana besar.

perawatan tanah

Kerugian Investasi Tanah

  1. Membutuhkan modal yang terbilang besar. Tak bisa dipungkuri, bahwa berinvestasi di bidang tanah kita harus berani mengocek kantong kita dalam-dalam, terlebih jika lokasinya terletak sangat strategis. Lantaran tentu harga yang ditawarkan sangatlah tinggi.
  2. Minim Income. Lahan tanah yang kosong pada umumnya tidak bisa menghasilkan pemasukkan. Ini berbeda sekali dengan investasi bangunan seperti rumah yang dapat kamu sewakan setiap bulan maupun setiap tahunnya.
  3. Bersifat likuid kecil. Dimana tak seperti emas yang mudah dicairkan dalam waktu singkat. Investasi tanah tak dapat seperti itu, dan terbilang sulit.

Sebelum Menyewakan Apartemen, Harap Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini!

apartemen

Berinvestasi di bidang properti saat ini sangatlah menjanjikan. Bagaimana tidak, permintaan akan properti di Indonesia sangatlah meningkat. Perlu diketahui, bahwa dalam catatan terakhir, Indonesia kekurangan hampir 15 juta tempat tinggal. Sehingga, permintaan tak dibarengi dengan pertumbuhan. Akibatnya harga properti selalu naik setiap waktunya. Hal inilah yang membuat masyarakat memilih berinvestasi di bidang properti, lantaran lebih menguntungkan jika dibandingkan logam mulia, saham, ataupun investasi lainnya.

apartemen

Properti sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yakni tanah, rumah, dan apartemen. Ketiga jenis properti tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Dan apabila kamu saat ini sudah memiliki salah satu jenis properti tersebut, yakni apartemen, dan berencana untuk menyewakannya kepada orang lain. Saya sarankan kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini sebelum menyewakannya apartemen kamu.

apartemen

Kerapian dan Kebersihan

Hal pertama yang harus kamu perhatikan tentunya harus merapikan dan juga membersihkan terlebih dahulu apartemen yang nantinya akan disewakan. Hal ini tentu akan membuat si penyewa nantinya merasa nyaman dalam menghuninnya. Dan tentu semua orang pasti ingin memilki tempat tinggal yang terlihat bersih, dan tertata rapi pastinya. Kamu rapikan interior ruangan kamu, seperti perabotan, baik itu kasur, sofa, dan lain sebagainya. Tak kalah pentingnya mengenai kebersihan, kamu harus memastikan tak ada debu yang menempel baik di perabotan, maupun di lantai.

Kelebihan Apartemen

Selanjutnya, kamu harus memberitahukan kepada calon penyewa, apa saja kelebihan yang dimiliki oleh apartemen kamu. Misalnya saja, di apartemen kamu terdapat berbagai fasilitas yang sangat memudahkan dalam menjalankan beragam aktivitas, antara lain kolam renang, club house, fitness center, dan lain sebagainya. Tak hanya dari segi fasilitas saja, melainkan juga dari segi lokasi, apakah strategis dekat dengan bermacam-macam pusat bisnis, atau tidak.

apartemen

Harga Sewa

Setelah kamu melakukan hal pertama dan kedua, hal berikutnya yang musti kamu lakukan adalah memasang tarif sewa, namun tetap masuk akal. Biasanya, harga sewa pertahunnya sebesar antara 8 hingga 15% dari harga jual apartemen. Untuk memastikan harganya, sebaiknya kamu mensurvei harga di gedung apartemen yang sama. Dengan begitu kamu akan mengantongi harga pasaran. Sehingga memudahkan kamu dalam mematok mematok harga. Berikan harga yang bersaing, jangan terlalu tinggi, dan juga jangan terlalu rendah.

Kalkulasikan Dengan Biaya Perawatan

Berikutnya, yakni kamu harus mengkalkulasikan harga tarif sewa yang telah kamu tentukan dengan biaya perawatan, seperti biaya pemeliharaan. Pertimbangan ini bertujuan supaya jika terjadi kerusakan perabotan selama masa sewa, kerusakan tersebut dapat diperbaiki dengan biaya sewa.

Perjanjian Kesepakatan

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan tentunya dengan membuat perjanjian kesepakatan antara kedua belah pihak. Perjanjian ini dibuat untuk menjamin kewajiban dan hak kamu begitu pula si penyewa. Adapun isi perjanjian ini biasanya mencakup,

Langkah Tepat Untuk Investasi Rumah

investasi rumah

Saat ini, banyak masyarakat yang berbondong-bondong melebarkan usaha mereka, terlebih di bidang properti. Lantaran berbagai pihak baik Pemerintah maupun para pengembang properti memberikan bermacam kemudahan. Sehingga, masyarakat memanfaatkan kemudahan tersebut untuk kesejahteraan keuangannya.

investasi rumah

Tak dapat dipungkuri juga, bahwa kita menginginkan kekuatan finansial yang stabil, untuk tentunya kehidupan yang lebih baik kedepannya. Sehingga kita harus melakukan berbagai hal. Nah, salah satu hal yang dapat kamu lakukan demi kesejahteraan finansial adalah dengan cara penanaman modal atau disebut dengan investasi. Beragam investasi pun dapat kamu pilih dan lakukan, mulai berinvestasi saham, emas atau benda berharga lainnya, hingga berinvestasi di bidang properti. Dari sekian macam investasi, yang paling disarankan dan sangat menguntungkan yakni properti. Kenapa? Lantaran harga properti tak mengalami penurunan, dan bahkan terus meningkat setiap tahunnya secara signifikan.

Investasi properti sendiri terbagi menjadi tiga, yakni tanah, rumah, dan apartemen. Dari ketiga tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan dari ketiganya, paling diutamakan untuk berinvestasi adalah rumah. Ya, selain menjadi tempat tinggal kita, sebuah rumah juga dapat dijadikan nilai investasi yang bahkan menghasilkan keuntungan besar. Lalu sebenarnya apa sih kelebihan sebuah hunian jikalau dijadikan investasi? Berikut penjelasannya.

investasi rumah

Kelebihan investasi rumah adalah harganya yang akan selalu naik setiap tahunnya secara signifikan. Selain harga tanahnya yang naik, otomatis harga rumah juga akan ikut naik. Selain itu, perawatan dan desain hunian yang cantik dan rapi, akan menjadi nilai plus dari investasi ini. Terlebih lagi jika hunian berada di lokasi yang sangat strategis, dekat dengan berbagai fasilitas umum, seperti rumah sakit, mall center, dan lain sebagainya, akan membuat harga rumah menjadi lebih tinggi lagi. Namun, hunian sendiri ada yang bersubsidi, ada pula yang dibangun langsung oleh para developer. Jika berniat berinvestasi rumah, kamu harus memilih hunian yang tidak bersubsidi. Lantaran pada umumnya, hunian bersubsidi di bangun di lokasi yang kurang menguntungkan, karena tujuan utama dibangunnya rumah bersubsidi adalah untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, bukan untuk investasi.

Ada beberapa langkah untuk berinvestasi rumah, agar mendatangkan keuntungan yang besar. Apa saja langkah yang dimaksud? Berikut langkah-langkah untuk kamu yang berencana untuk berinvestasi rumah.

investasi rumah

Langkah pertama adalah tentunya dengan mengobservasi lokasi. Hal ini diperlukan mengingat keuntungan yang akan kita tuai di kemudian hari. Setelah langkah pertama dirasa sudah yakin, lanjutkan ke langkah kedua, yakni kamu harus mencari tahu informasi mengenai pengembang properti. Lantaran hunian dibangun oleh para pengembang. Adapun langkah selanjutnya, yakni langkah ketiga, yaitu kamu harus menentukan luas bangunan yang dikira efesien terhadap lingkungan. Nah, setelah ketiga langkah tersebut kamu lakukan, langkah terakhir adalah dengan menentukan waktu.

Tips dan Trik Dalam Memilih Rumah Toko (Ruko)

ruko

Saat ini, banyak masyarakat yang mencari rumah toko atau lebih dikenal dengan sebutan ruko, baik itu untuk tempat usaha mereka, maupun untuk sekedar nilai investasi dalam jangka panjang. Tak hanya konsumsi belaka, namun memang pertumbuhan ruko tengah marak di kota-kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, dsb.

ruko

Pertumbuhan ruko ini mengindikasikan bahwa adanya pertumbuhan dunia di berbagai daerah. Misalnya di beberapa kota, dimana kawasan Kampus dijadikan tempat para developer ruko untuk membuka kawasan komersil. Dalam beberapa tahun belakangan, setiap terdapat areal komplek/kawasan ruko yang dipasarkan berdekatan kawasan kampus, selau terjual habis, bahkan dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan properti akan tempat usaha di areal perkuliahan sangat tinggi.

Tetapi, jika kita tertarik ingin membeli ruko (rumah toko), ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini yang dapat membantu kamu dalam menentukan ruko yang tepat sesuai dengan pilihan harga dan lokasi.

Tujuan Utama Membeli Ruko

tempat usaha

Ini merupakan hal pertama yang harus kamu perhatikan. Kamu membeli ruko tujuan utamanya untuk apa? Apakah tujuan utama kamu membeli ruko adalah untuk investasi, atau untuk kamu pergunakan tempat usaha, atau bahkan kamu jadikan sebagai alat untuk mendapatkan profit/capital gain saja. Setiap tujuan masing masing memiliki pertimbangan yang berbeda. Sebaiknya kamu konsultasikan kepada para Agen Properti. Supaya mendapatkan saran terbaik dalam menentukan lokasi ruko yang tepat.

Lokasi Sesuaikan Dengan Bisnis Kamu

Apabila tujuan utama kamu membeli ruko untuk tempat usaha, maka perhatikan lokasi yang nantinya kamu pilih sesuai dengan bisnis yang kamu jalani. Adapun hal-hal yang harus juga kamu perhatikan, antara lain: operasional, regulasi atas bisnis yang kamu jalankan, dan pangsa pasar. Ini untuk menghindari lokasi yang tidak sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan.

Sistem Pembayaran

Kamu membeli ruko nantinya dengan cara cash keras atau dengan menggunakan fasilitas KPR. Hal ini menjadi pertimbangan penting. Kamu harus memperhatikan Cash Flow bisnis kamu, apakah sanggup untuk membayar angsurannya. Beberapa developer bisa memberikan diskon harga yang signifikan, jika kamu membayar dengan cara cash maupun cash bertahap. Adapun diskon maksimal biasanya diberikan pada saat awal pembangunan.

Struktur Bangunan

Struktur Bangunan

Rumah toko (ruko) pada umumnya dibangun dalam sebuah komplek. Dengan begitu, kekuatan bangunan secara merata akan dibebankan ke semua unit. Kamu harus memastikan bahwa struktur fondasi yang dibangun memanglah sudah sangat kuat, dan sesuai dengan standar pembangunan sebuah bangunan.

Nah, jika tujuan utama kamu membeli ruko untuk tempat usaha, disarankan membeli ruko sudah selesai pembangunannya. Agar kamu dapat menilai kualitas kekuatan bangunannya. Walau nanti pihak developer tidak lagi memberikan diskon harga. Tetapi ini sangatlah disarankan untuk kamu yang membeli ruko dengan tujuan dijadikan tempat usaha.

Hasil Audit Biaya Jual Beli rumah

Sertifikat Rumah

Dalam transaksi jual beli rumah, tak terlepas dari biaya biaya tambahan lainnya. Adapun beberapa biaya tambahan tersebut ada yang dibayarkan kepada negara ataupun pemerintah daerah, maupun juga ada yang biaya tersebut untuk pejabat yang melaksanakan transaksi jual beli tersebut, namun dapat dinegosiasikan. Biaya-biaya tambahan tersebut antara lain yakni Pajak Penghasilan (PPh), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan lainnya yakni Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Sehingga, jika kamu seorang pembeli, maka kamu tidak hanya membayar harga rumah yang telah disepakati saja, melainkan ada biaya yang timbul dalam transaksi jual beli rumah tersebut. Lalu, apa saja biaya yang harus keluarkan saat membeli ataupun menjual sebuah hunian? Berikut penjelasannya:

Sertifikat

Sertifikat Rumah

Sertifikat harus kamu lakukan pengecekan sebelum transaksi jual beli rumah dilaksanakan. Pengecekan sertifikat ini bertujuan untuk memastikan bahwa tak ada catatan blokir, catatan sita, ataupun catatan lainnya. Adapun pengecekan sertifikat dilakukan di kantor pertanahan setempat. Dan untuk biayanya tergantung dari masing-masing kebijakan kantor tersebut, serta biaya ditanggung oleh si pembeli. Namun tetap hal ini (mengenai tanggungan biaya) sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Biaya Pajak

biaya pajak

Pada transaksi jual beli rumah, kamu pun juga diwajibkan membayar pajak, baik itu dari pihak penjual maupun dari pihak pembeli. Mengenai besarnya, telah diatur sesuai peraturan pemerintahan, seperti yang tertera berikut ini:

  • Nilai jual untuk tidak kena pajak pada tiap wilayah bisa berbeda beda, dan pada umumnya berkisar antara 40 hingga 60 juta
  • Begitu juga dengan pajak pembeli yang lebih kita kenal dengan BPHTB yaitu sebesar 5% x (Harga jual – Nilai tidak kena pajak)
  • Pajak penjual atau di sebut juga PPH biasanya di kenakan sebesar 5% dari harga jual.

Untuk harga jual tersebut, yakni harga transaksi jual beli yang sebelumnya telah disepakati atau sesuai dengan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) pada tahun yang bersangkutan.

Biaya BBN, AJB, dan Notaris

Biaya

Selanjutnya yakni mengenai biaya BBN (Biaya Balik Nama), AJB (Akta Jual Beli), dan juga jasa Notaris yang dimana besar biayanya sekitar 0,5% hingga 1% dari harga transaksi. Adapun biaya tersebut pada umumnya, biayanya ditanggung oleh pihak pembeli.

Biaya KPR

biaya KPR

Berbeda ketika kamu membeli rumah dengan cara cash keras, yang dimana tak akan menimbulkan biaya tambahan lainnya seperti cara KPR. Biaya KPR ini antara lain provisi, administrasi, dan lainnya yang besar biayannya mencapai 4% sampai 5% dari total pinjaman.

BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan)

Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan

Selain membayar biaya yang sudah disebutkan diatas, kamu juga harus membayar BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan), dimana besar biaya yang dikeluarkan sebesar 5% dari nilai NJOP.